Gadogadopers.com – Gelombang suara masyarakat kembali menggema melalui media sosial, kali ini disuarakan oleh sederet artis dan selebritas yang secara serentak mengunggah sebuah kampanye bertajuk 17+8 Tuntutan Rakyat pada Senin (1/9). Aksi ini mendapat perhatian luas publik karena menyuarakan aspirasi masyarakat secara terbuka, langsung ditujukan kepada pemerintah dan lembaga negara.
Unggahan serupa muncul di berbagai akun milik tokoh hiburan, di antaranya sutradara Jumbo, Ryan Adriandhy, komedian Soleh Solihun, aktor Lukman Sardi, sutradara Angga Dwimas, serta konten kreator Andovi da Lopez dan Tasya Farasya. Mereka menuliskan tuntutan dengan pesan yang senada: rakyat ingin perubahan nyata, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam unggahannya, tertulis jelas bahwa terdapat 17 tuntutan rakyat yang harus dipenuhi dalam waktu satu minggu ke depan, serta 8 tuntutan tambahan yang harus dijalankan dalam jangka waktu satu tahun ke depan. Narasi tersebut dibagikan dengan ajakan agar semua pihak ikut menyebarkan pesan yang dianggap penting bagi masa depan bangsa.
Isi 17 Tuntutan Rakyat dalam satu minggu mencakup:
-
Hentikan kriminalisasi terhadap warga sipil, aktivis, dan jurnalis.
-
Bebaskan tahanan politik tanpa syarat.
-
Batalkan regulasi yang merugikan rakyat.
-
Tindak tegas korupsi tanpa pandang bulu.
-
Jamin transparansi kebijakan publik.
-
Hentikan kekerasan aparat terhadap warga.
-
Buka ruang dialog yang adil antara pemerintah dan rakyat.
-
Turunkan harga kebutuhan pokok yang melonjak.
-
Hentikan monopoli pangan oleh segelintir pihak.
-
Perkuat perlindungan tenaga kerja.
-
Tingkatkan akses pendidikan gratis dan berkualitas.
-
Perluas layanan kesehatan yang mudah dijangkau.
-
Hentikan proyek tambang yang merusak lingkungan.
-
Sediakan lapangan kerja baru secara nyata.
-
Perkuat perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan.
-
Hentikan segala bentuk diskriminasi.
-
Pastikan kebebasan berpendapat dijamin sepenuhnya.
Sementara itu, 8 Tuntutan Rakyat dalam satu tahun antara lain:
-
Reformasi total institusi kepolisian.
-
Wujudkan pemerintahan yang bersih dari kolusi.
-
Perkuat lembaga peradilan agar independen.
-
Jalankan pemerataan pembangunan di seluruh daerah.
-
Tingkatkan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik.
-
Wujudkan kedaulatan energi nasional.
-
Tegakkan kedaulatan pangan dan kurangi impor berlebihan.
-
Pastikan pemilu berlangsung jujur, adil, dan bebas intervensi.
Sejumlah selebritas yang membagikan kampanye ini menyertakan ajakan kepada masyarakat agar tidak diam. Mereka menekankan pentingnya persatuan warga dalam mengawal tuntutan ini, sekaligus mengingatkan para pejabat negara bahwa amanah rakyat harus diutamakan.
Dalam unggahannya, aktor Lukman Sardi menegaskan bahwa perbaikan bangsa harus dimulai dari pemegang kekuasaan, lembaga legislatif, aparat keamanan, hingga masyarakat secara keseluruhan. Sementara itu, konten kreator Tasya Farasya mengimbau publik untuk menyebarkan pesan ini secara luas agar tidak terhenti hanya di kalangan terbatas.
Gelombang aspirasi tersebut menunjukkan bahwa media sosial kini menjadi salah satu wadah efektif dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Tuntutan yang diunggah secara serentak itu diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus tekanan moral bagi para pemangku kepentingan agar benar-benar menjalankan janji mereka terhadap masyarakat.
Dengan adanya desakan yang terang benderang, publik kini menantikan bagaimana respons pemerintah dan institusi terkait dalam menghadapi tuntutan rakyat yang disuarakan melalui kampanye 17+8 ini.

